Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size


INTERNASIONAL NASIONAL
SEJARAH ARTIKEL
Home Internasional Sejarah GNB Sebagai Manifestasi Perdamaian Dunia dan Kemerdekaan Negara-Negara Terjajah

Sejarah GNB Sebagai Manifestasi Perdamaian Dunia dan Kemerdekaan Negara-Negara Terjajah

Email Cetak PDF
Penilaian User: / 3
TerburukTerbaik 
Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955 merupakan proses awal lahirnya GNB. KAA diselenggarakan pada tanggal 18-24 April 1955 dan dihadiri oleh 29 Kepala Negara dan Kepala Pemerintah dari benua Asia dan Afrika yang baru saja mencapai kemerdekaannya.
KAA ditujukan untuk mengidentifikasi dan mendalami masalah-masalah dunia waktu itu dan berupaya menformulasikan kebijakan bersama negara-negara baru tersebut pada tataran hubungan internasional.
KAA menyepakati ’Dasa Sila Bandung’ yang dirumuskan sebagai prinsip-prinsip dasar bagi penyelenggaraan hubungan dan kerjasama antara bangsa-bangsa. Sejak saat itu proses pendirian GNB semakin mendekati kenyataan, dan dalam proses ini tokoh-tokoh yang memegang peran kunci sejak awal adalah Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser, Presiden Ghana Kwame Nkrumah, Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru, Presiden Indonesia Soekarno, dan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito. Kelima tokoh dunia ini kemudian dikenal sebagai para pendiri GNB.

GNB berdiri saat diselenggarakannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) I GNB di Beograd, Yugoslavia, 1-6 September 1961. KTT I GNB dihadiri oleh 25 negara yakni Afghanistan, Algeria, Yeman, Myanmar, Cambodia, Srilanka, Congo, Cuba, Cyprus, Mesir, Ethiopia, Ghana, Guinea, India, Indonesia, Iraq, Lebanon, Mali, Morocco, Nepal, Arab Saudi, Somalia, Sudan, Suriah, Tunisia dan Yugoslavia.
Dalam KTT I tersebut, negara-negara pendiri GNB ini berketetapan untuk mendirikan suatu gerakan dan bukan suatu organisasi untuk menghindarkan diri dari implikasi birokratik dalam membangun upaya kerjasama di antara mereka.
Pada KTT I juga ditegaskan bahwa GNB tidak diarahkan pada suatu peran pasif dalam politik internasional, tetapi untuk memformulasikan posisi sendiri secara independen yang merefleksikan kepentingan negara-negara anggotanya.

GNB menempati posisi khusus dalam politik luar negeri Indonesia karena Indonesia sejak awal memiliki peran sentral dalam pendirian GNB. KAA tahun 1955 yang diselenggarakan di Bandung dan menghasilkan ‘Dasa Sila Bandung’ yang menjadi prinsip-prinsip utama GNB, merupakan bukti peran dan kontribusi penting Indonesia dalam mengawali pendirian GNB.
Secara khusus, Presiden Soekarno juga diakui sebagai tokoh penggagas dan pendiri GNB. Indonesia menilai penting GNB tidak sekedar dari peran yang selama ini dikontribusikan, tetapi terlebih-lebih mengingat prinsip dan tujuan GNB merupakan refleksi dari perjuangan dan tujuan kebangsaan Indonesia sebagaimana tertuang dalam UUD 1945.

Tujuan utama GNB semula difokuskan pada upaya dukungan bagi hak menentukan nasib sendiri, kemerdekaan nasional, kedaulatan dan integritas nasional negara-negara anggota.
Tujuan penting lainnya adalah penentangan terhadap apartheid; tidak memihak pada pakta militer multilateral; perjuangan menentang segala bentuk dan manifestasi imperialisme; perjuangan menentang kolonialisme, neo-kolonialisme, rasisme, pendudukan dan dominasi asing; perlucutan senjata; tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan hidup berdampingan secara damai; penolakan terhadap penggunaan atau ancaman kekuatan dalam hubungan internasional; pembangunan ekonomi-sosial dan restrukturisasi sistem perekonomian internasional; serta kerjasama internasional berdasarkan persamaan hak. Sejak pertengahan 1970-an, isu-isu ekonomi mulai menjadi perhatian utama negara-negara anggota GNB.
Untuk itu, GNB dan Kelompok 77 (Group of 77/G-77) telah mengadakan serangkaian pertemuan guna membahas masalah-masalah ekonomi dunia dan pembentukan Tata Ekonomi Dunia Baru (New International Economic Order).

Menyusul runtuhnya Tembok Berlin pada tahun 1989 dan kekuatan militer-politik komunisme di Eropa Timur, muncul perdebatan mengenai relevansi, manfaat dan keberadaan GNB. Muncul pendapat yang menyatakan bahwa dengan berakhirnya sistem bipolar, eksistensi GNB telah tidak bermakna. Namun, sebagian besar negara mengusulkan agar GNB menyalurkan energinya untuk menghadapi tantangan-tantangan baru dunia pasca Perang Dingin, di mana ketegangan Utara-Selatan kembali mengemuka dan jurang pemisah antara negara maju dan negara berkembang menjadi krisis dalam hubungan internasional.
Perhatian GNB pada masalah-masalah terkait dengan pembangunan ekonomi negara berkembang, pengentasan kemiskinan dan lingkungan hidup, telah menjadi fokus perjuangan GNB di berbagai forum internasional pada dekade 90-an.


Dalam KTT GNB ke-10 di Jakarta, pada tahun 1992, sebagian besar ketidakpastian dan keragu-raguan mengenai peran dan masa depan GNB berhasil ditanggulangi. Pesan Jakarta, yang disepakati dalam KTT GNB ke-10 di Jakarta, adalah dokumen penting yang dihasilkan pada periode kepemimpinan Indonesia dan memuat visi baru GNB, antara lain:
  • Mengenai relevansi GNB setelah Perang Dingin dan meningkatkan kerjasama konstruktif sebagai komponen integral hubungan internasional;
  • Menekankan pada kerjasama ekonomi internasional dalam mengisi kemerdekaan yang berhasil dicapai melalui perjuangan GNB sebelumnya;
  • Meningkatkan potensi ekonomi anggota GNB melalui peningkatan kerjasama Selatan-Selatan.

Selaku ketua GNB waktu itu, Indonesia juga “menghidupkan kembali dialog konstruktif Utara-Selatan berdasarkan saling ketergantungan yang setara (genuine interdependence), kesamaan kepentingan dan manfaat, dan tanggung jawab bersama”.
Selain itu, Indonesia juga mengupayakan penyelesaian masalah hutang luar negeri negara-negara berkembang miskin (HIPCs/ Heavily Indebted Poor Countries) yang terpadu, berkesinambungan dan komprehensif. Sementara guna memperkuat kerjasama Selatan-Selatan, KTT GNB ke-10 di Jakarta sepakat untuk “mengintensifkan kerjasama Selatan-Selatan berdasarkan prinsip collective self-reliance”. Sebagai tindak lanjutnya, sesuai mandat KTT Cartagena, Indonesia bersama Brunei Darussalam mendirikan Pusat Kerjasama Teknik Selatan-Selatan GNB.

Dalam kaitan dengan upaya pembangunan kapasitas negara-negara anggota GNB, sesuai mandat KTT GNB Ke-11, di Cartagena tahun 1995, telah didirikan Pusat Kerjasama Teknik Selatan-Selatan GNB (NAM CSSTC) di Jakarta, yang didukung secara bersama oleh Pemerintah Brunei Darussalam dan Pemerintah Indonesia. NAM CSSTC telah menyelenggarakan berbagai bidang program dan kegiatan pelatihan, kajian dan lokakarya/seminar yang diikuti negara-negara anggota GNB.
Bentuk program kegiatan NAM CSSTC difokuskan pada bidang pengentasan kemiskinan, memajukan usaha kecil dan menengah, penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Dalam masa mendatang diharapkan negara-negara anggota GNB, non-anggota, sektor swasta dan organisasi internasional terdorong untuk terlibat dan berperan serta dalam meningkatkan kerjasama Selatan-Selatan melalui NAM CSSTC. Upaya mengaktifkan kembali kerjasama Selatan-Selatan ini merupakan tantangan bagi GNB antara lain untuk menjadikan dirinya tetap relevan saat ini dan di waktu mendatang.

Munculnya tantangan-tantangan global baru sejak awal abad ke-21 telah memaksa GNB terus mengembangkan kapasitas dan arah kebijakannya, agar sepenuhnya mampu menjadikan keberadaannya tetap relevan tidak hanya bagi negara-negara anggotanya tetapi lebih terkait dengan kontribusinya dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut.
Isu-isu menonjol terkait dengan masalah terorisme, merebaknya konflik intra dan antar negara, perlucutan senjata dan senjata pemusnah massal, serta dampak gobalisasi di bidang ekonomi dan informasi teknologi, telah menjadikan GNB perlu menyesuaikan kebijakan dan perjuangannya. Dalam konteks ini, GNB memandang perannya tidak hanya sebagai obyek tetapi sebagai mitra seimbang bagi pemeran global lainnya.

Dalam kaitan ini, KTT ke-15 GNB di Sharm El-Sheikh, Mesir, yang diselenggarakan tanggal 11-16 Juli 2009 telah menghasilkan sebuah Final Document yang merupakan sikap, pandangan dan posisi GNB tentang semua isu dan permasalahan internasional dewasa ini. KTT ke-15 GNB menegaskan perhatian GNB atas krisis ekonomi dan moneter global, perlunya komunitas internasional kembali pada komitmen menjunjung prinsip-prinsip pada Piagam PBB, hukum internasional, peningkatan kerja sama antara negara maju dan berkembang untuk mengatasi berbagai krisis saat ini.

Terkait dengan dampak negatif krisis moneter global terhadap negara-negara berkembang, KTT ke-15 menegaskan pula perlunya GNB bekerja sama lebih erat dengan Kelompok G-77 dan China. Suatu reformasi mendasar terhadap sistem dan fondasi perekonomian dan moneter global perlu dilakukan dengan memperkuat peran negara-negara berkembang dalam proses pengambilan keputusan dan penguatan peran PBB.

KTT ke-15 GNB menyatakan bahwa GNB mendukung hak menentukan sendiri bagi rakyat, termasuk rakyat di wilayah yang masih di bawah pendudukan. Dalam konteks itu, GNB mendukung hak-hak rakyat Palestina dalam menentukan nasibnya sendiri, untuk mendirikan negara Palestina merdeka dan berdaulat dengan Jerusalem Timur sebagai ibu kota, serta solusi adil atas hak kembali pengungsi Palestina sesuai Resolusi PBB Nomor 194.
GNB juga menolak segala bentuk pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Jerusalem Timur untuk tujuan mengubah peta demografis di dua wilayah tersebut. GNB juga meminta Israel melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB dengan mundur dari Dataran Tinggi Golan hingga perbatasan 4 Juni 1967 dan mundur total dari sisa tanah Lebanon yang masih diduduki.

Dalam bidang politik, Indonesia selalu berperan dalam upaya peningkatan peran GNB untuk menyerukan perdamaian dan keamanan internasional, proses dialog dan kerjasama dalam upaya penyelesaian damai konflik-konflik intra dan antar negara, dan upaya penanganan isu-isu dan ancaman keamanan global baru. Indonesia saat ini menjadi Ketua Komite Ekonomi dan Social, Ketua Kelompok Kerja Perlucutan Senjata pada Komite Politik, dan anggota Komite Palestina.
Pada tanggal 17-18 Maret 2010 telah diselenggarakan Pertemuan Special Non-Aligned Movement Ministerial Meeting (SNAMMM) on Interfaith Dialogue and Cooperation for Peace and Development di Manila. Pertemuan dihadiri oleh Presiden Filipina, Gloria Macapagal Arroyo; Presiden Sidang Majelis Umum PBB (SMU-PBB), Dr. Ali Abdussalam Treki; Menlu Filipina, Alberto Romulo; dan Menteri Agama Mesir, Dr. Mahmoud Hamdy Zakzouk, dalam kapasitasnya sebagai Ketua GNB; serta delegasi dari 105 negara anggota GNB.
Secara umum, para delegasi anggota GNB yang hadir pada pertemuan tersebut sepakat, bahwa konflik di dunia saat ini banyak diakibatkan oleh kurangnya rasa toleransi. Disamping itu banyak negara anggota GNB menjelaskan berbagai aspek ketidakadilan politik, ekonomi dan sosial yang dapat memicu timbulnya ekstrimisme dan radikalisme.
Menlu RI dalam pertemuan tersebut menyampaikan capaian yang dilakukan Pemri dalam diskursus tersebut. Menlu RI juga menjelaskan bahwa saat ini dunia tengah menghadapi berbagai tantangan global. Untuk itu, dengan tekad yang kuat serta didasarkan atas kesamaan nilai yang dianut, diharapkan negara anggota GNB dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat internasional dalam membangun ”global resilience” untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia.
Menlu RI lebih lanjut menjelaskan pentingnya dialog antar peradaban dan lintas agama untuk meningkatkan people to people contact, menjembatani berbagai perbedaan melalui dialog dan menciptakan situasi yang kondusif pagi perdamaian, keamanan dan harmonisasi atas dasar saling pengertian, saling percaya dan saling menghormati.
Untuk itu, GNB seyogyanya terus melakukan berbagai upaya dan inisiatif konkrit dalam mempromosikan dialog dan kerjasama untuk perdamaian dan pembangunan. Dari pengalaman Indonesia memprakarsai berbagai kegiatan dialog lintas agama di berbagai tingkatkan, diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi upaya global dalam mempromosikan keharmonisan dan perdamaian di dunia.
Pertemuan SNAMMM mengesahkan beberapa dokumen sebagai hasil akhir yaitu: Report of the Rapporteur-General of the SNAMMM on Interfaith Dialogue and Cooperation for Peace and evelopment, dan Manila Declaration and Programme of Action on Interfaith Dialogue and Cooperation for Peace and Development.
Indonesia akan menyelenggarakan 16th Ministerial Conference and Commemorative Meeting of the Non-Aligned Movement/Konferensi Tingkat Menteri ke-16 Gerakan Non Blok (KTM ke-16 GNB) dan sekaligus Pertemuan Peringatan 50 Tahun GNB di Bali pada tanggal 23 – 27 Mei 2011. Keistimewaan KTM ke-16 GNB adalah pelaksanaannya yang bertepatan dengan 50 tahun berdirinya GNB sejak terselenggaranya pada bulan September 1961 di Beograd, Yugoslavia. Oleh karena itu, pelaksanaan KTM akan pula diikuti dengan Pertemuan Peringatan 50 tahun berdirinya GNB (Commemorative Meeting).

KTM ke-16 GNB yang mengangkat tema “Shared Vision on the Contribution of NAM for the Next 50 Years” merupakan pertemuan paruh waktu antar dua KTT dan agenda utamanya adalah mengulas perjalanan GNB pasca KTT di Sharm El Sheik, Mesir pada bulan Juli 2009. KTM ini akan menghasilkan dokumen akhir yang menjadi rujukan terkini bagi anggota GNB dalam pelaksanaan hubungan internasionalnya, sedangkan Commemorative Meeting akan menghasilkan Bali Commemorative Declaration (BCD) yang berisi visi GNB ke depan.

KTM ke-16 GNB kali ini mengundang partisipasi para Menteri Luar Negeri dari 118 negara anggota GNB dan 2 (dua) negara calon anggota, yaitu Fiji dan Azerbaijan yang akan dikukuhkan keanggotaannya pada acara tersebut. Selain Menteri Luar Negeri, turut diundang pula kehadiran delegasi dari 18 negara dan 10 organisasi pengamat, serta 26 negara dan 23 organisasi undangan.

Sumber : www.kemlu.go.id


Artikel Terkait Lainnya :


+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
=)=D=(XD:dizzy:T_T:blush:^_^=_=-_-:pout::angry:
=Oo_O:snicker::eyebrow::sigh::sick::whisper::whistle::nuu::gah::flame::cool:
:shy::kawaii::notfunny::snooty::uhh:X_XXB:talkbiz::grr::onoes::psychotic::scared:
:evil::nomnom::zombie::want::drunk::love::meow::music:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

Berita Terkait Lainnya :.

 

Media Sosial Menjadi Alat Penting Diplomasi Publik
28/01/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

“Media sosial merupakan instrument penting dalam diplomasi publik”, tegas Duta Besar A.M. Fachir, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI dalam paparannya di  [ ... ]


Kerjasama IORA Untuk Kepentingan Nasional Indonesia
28/01/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

“Untuk mengoptimalkan manfaat kerjasama IORA bagi kepentingan nasional, Indonesia sebagai ketua pada periode 2015 – 2017 perlu menerapkan strategi multiplication of authrority, yakni adanya t [ ... ]


Nasional
Tony Abbott Resmi Dilantik sebagai Perdana Menteri Australia
18/09/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Tony Abbott disumpah sebagai Perdana Menteri Australia yang baru pada Rabu, secara resmi mengakhiri pemerintahan Partai Buruh --yang sudah berjalan selama enam tahun, dengan janji dari pihak Konser [ ... ]


Jepang dan Vietnam Meningkatkan Kerjasama Pertahanan
18/09/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Pertahanan Vietnam Phung Quang Thanh kemarin pagi (16/9/2013) menerima kunjungan Menteri Pertahanan Jepang Onodera Itsunori di Markar Besar Kementerian Pertahanan Vietnam. Kedua pihak bert [ ... ]


Asia
Aktivis Singapura Menolak Peningkatan Jumlah Imigran
19/02/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Walaupun penduduk Singapura sedikit ini tidak berarti tidak ada masalah di sana. Ternyata sedikitnya penduduk Singapura dengan proporsi populasi golongan manula semakin meningkat mengkhewatirkan Pemer [ ... ]


Ekonomi Vietnam Mendorong Negaranya Melakukan Devaluasi Mata Uang
07/02/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Harian Investment Report Vietnam, pimpinan perusahaan ekspor dan para ahli ekonomi Vietnam berpendapat, selama dua tahun ini Vietnam terus mempertahankan kestabilan kurs mata uang Repee V [ ... ]


Asia Tenggara
Kebijakan PM Jepang, Shinzo Abe Mengenai Pasukan Bela Diri Jepang Membuat Kontroversi
16/09/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Perdana Menteri Shinzo Abe kemarin (12/9/2013) di Tokyo mengatakan akan mendorong pembahasan terkait hak bela diri kolektif. Hal ini tentu akan merubah Undang-Undang Dasar sebelumnya yang hanya dipe [ ... ]


Korea Utara Protes Standar Ganda AS Atas Peluncuran Roket Korea Selatan
02/02/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara hari ini (2/2) ketika menjawab pertanyaan Kantor KNCA mengecam standar ganda dan logika perampok AS yang membela peluncuran roket Naro-1 Korea Selatan s [ ... ]


Asia Timur
Human Right Watch (HRW) Menilai Aparat Keamanan Mesir Telah Lakukan Pelanggaran HAM
25/08/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Human Right Watch (HRW) menyatakan menginvestigasi pembubaran aksi duduk Ikhwanul Muslimin di Rabba al Adawiya di Nasr City dan Lapangan Nahda di Giza yang kemudian dipublikasikan di laporannya di [ ... ]


Inggris Akan Menarik Separuh Tentaranya Dari Afghansitan pada Tahun 2013
21/12/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Inggris akan menarik 3.800 personel militer dari Afghanistan pada tahun 2013, dan menarik semua personel pada tahun 2014.

Perdana Menteri Inggris Cameron menyatakan hal ini di hadapan Majelis Rendah. D [ ... ]


Timur Tengah
Indonesia Siap Bantu Masa-masa Transisi Mesir
02/03/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Indonesia akan berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama dengan Mesir dalam berbagai bidang. Pernyataan ini disampaikan Nurfaizi Suwandi saat menyerahkan surat-surat kepercayaan sebagai Duta Besar RI [ ... ]


Akhirnya Somalia Berhasil Mengesahkan Konstitusi Baru
03/08/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Konstitusi sementara Somalia yang sangat didukung oleh Majelis Konstituante Nasional negara itu (NCA) di Mogadishu telah banyak disambut dan dipuji sebagai salah satu dokumen hukum terbaik di dunia [ ... ]


Afrika
Kuba Mendesak AS Melepaskan Rene Gonzales
18/10/2011 | Tim Admin Indonesian Voices

Mantan agen mata-mata Kuba, Rene Gonzales, bebas dari penjara Miami, Amerika Serikat pada Jumat (7/10) pagi, setelah menjalani 13 tahun dari 15 tahun masa hukumannya karena dianggap Pemerintah AS, Gon [ ... ]


Hugo Chavez : Carlos the Jackal Pahlawan Kaum Kiri
08/11/2011 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Hugo Chavez, Selasa WIB, melukiskan militan kiri Venezuela "Carlos the Jackal" saat diadili akibat serangan mematikan di Prancis pada 1980an, sebagai "pewaris paling layak bagi perjuangan-per [ ... ]


Amerika Latin
Krisis Fiskal, Pemerintahan Amerika Serikat 'Shutdown'
03/10/2013 | Tim Admin Indonesian Voices

Pembicaraan antara Presiden Barack Obama dengan para pemimpin Republik gagal mengakhiri penghentian operasi pemerintah AS (shutdown).  Kedua kubu saling menuduh menolak mundur dari posisinya.

Oba [ ... ]


Direktur CIA, Jenderal David Petraeus Mengundurkan Diri
12/11/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden AS Barack Obama pada Jumat menerima pengunduran diri David Petraeus, direktur Central Intelligence Agency (CIA), menurut pernyataan dari Gedung Putih.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluar [ ... ]


Amerika Serikat
Krisis Gas di Eropa, Presiden Vladimir Putin Menjamin Pasokan Gas ke Eropa Aman
21/10/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Moskow akan menjamin pasokan yang stabil dan mulus gas alam untuk pelanggan di Eropa, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Senin (22/10/2012). Pernyataan ini menjadi jaminan setelah Eropa dilanda  [ ... ]


Penghematan Pemerintah Yunani di Lawan Unjuk Rasa Massa
18/10/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Salah satu pengunjuk rasa meninggal karena serangan jantung dalam bentrokan yang meletus pada hari Kamis (18/10/2012) di pusat Athena pada akhir pawai anti-penghematan yang diselenggarakan oleh serika [ ... ]


Eropa Barat
Vladimir Putin Utarakan Kebijakan Dalam dan Luar Negerinya Kepada Para Wartawan
22/12/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis (20/12/2012) mengadakan konferensi pers tentang isu-isu domestik besar dan hubungan luar negeri dalam 12 tahun dan yang kali pertama dilakukannya sejak  [ ... ]


Konflik Rusia – Ukraina : Rentannya Stabilitas Energi Uni Eropa
04/12/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh : Rosita Dewi

Masih terekam jelas dalam ingatan kita bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina menyebabkan terjadinya ketidaklancaran pasokan gas dari Rusia ke Uni Eropa (UE) sebagai primary consumer [ ... ]


Eropa Timur
Mahfud MD: Bukan Negera Asing Ancam Kelangsungan NKRI, Tapi Korupsi
26/10/2011 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengatakan Negara Indonesia tidak sedang menerima ancaman dari luar negeri, justru ancaman utamanya datang dari dalam berupa korupsi yang dapat mengganggu kela [ ... ]


Perundingan Rudal AS - Rusia Buntu
22/10/2011 | Tim Admin Indonesian Voices

Perundingan pertahanan rudal antara Rusia-Amerika Serikat mengalami kebuntuan, kata Utusan asal Rusia untuk Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Dmitry Rogozin, pada Rabu.

Rogozin menambahkan, meski [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Rusia, China dan Negara-Negara Asia Tengah Latihan Militer Bersama
09/04/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Rusia, China dan negara-negara Asia Tengah sedang menggelar latihan militer bersama di bawah organisasi Shanghai SCO yang akan terus dibangun sebagai bagian kerjasama multilateral Rusia, China dan A [ ... ]


Korea Utara Tingkatkan Kemampuan Rudalnya
11/10/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Kesepakatan Korea Selatan dan Amerika Serikat yang akan meningkatkan kemampuan rudal Korea Selatan dengan meningkatkan jangkauan rudal Korea Selatan dari 300 Km ke 800 Km. Persetujuan mengenai jangkau [ ... ]


Perkembangan Militer
ASEAN Siap Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN Tahun 2015
01/09/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Para Menteri Ekonomi ASEAN sepakat pada hari Jumat (31/8/2012) untuk memperdalam upaya integrasi blok itu untuk mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015, kata para pejabat.

Berbicara dalam se [ ... ]


15 Kepala Negara konfirmasi hadiri KTT pada ASEAN dan EAS
23/10/2011 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Juru Bicara Presiden Julian A Pasha mengatakan bahwa sudah 15 dari 18 kepala negara atau pemerintahan menyatakan konfirmasinya untuk menghadiri rangkaian pertemuan puncak ke- 19 ASEAN dan East Asia Su [ ... ]


ASEAN
TERBARU

Sejarah Kemerdekaan

Pergerakan Organisasi PNI 1926-1927, Perjuangan Menempuh Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Sesudah PKI dinyatakan sebagai organisasi terlarang oleh Pemerintah akibat pemberontakannya maka pada tahun 1926/1927 dirasakan perlunya suatu wadah baru untuk menyalurkan hasrat dan aspirasi rakyat y [ ... ]


Ki Hajar Dewantara Tokoh Pendidikan dan Pendiri Organisasi Modern Boedi Utomo
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Ki Hajar Dewantara Lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889.Terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia berasal dari lingkungan keluarga kraton Yogyakarta. Raden Mas Soewardi Soeryani [ ... ]


Basuki Rahmat Pahlawan Nasional Ikut Andil Dalam Menghadap Agresi Belanda II
Tim Admin Indonesian Voices

Basuki Rahmat merupakan seorang figur tokoh pahlawan nasional. Ia tidak hanya seorang jenderal, tetapi juga seorang politikus yang piawai dalam mendukung pergerakan kemerdekaan Indonesia. Pria kelahir [ ... ]


Pergolakan Perjuangan Melawan NICA di Kalimantan Barat
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pasca perang dunia II. Konstelasi politik global dunia berubah total. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kawasan Pasi [ ... ]


Soekarno Melawan Imperialisme Inggris dan Barat
Tim Admin Indonesian Voices

Kolonialisme Inggris di Asia Tenggara dilakukan dengan berbagai cara setelah upaya untuk menguasai nusantara gagal pada masa sebelum Indonesia merdeka dan setelah masa Indonesia merdeka, yang puncakny [ ... ]


Sejarah Kemerdekaan

Internasional

Hukuman Mati Pengadilan Mesir Terhadap Tahanan Politik Melanggar HAM
17/04/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan keputusan pengadilan Mesir melanggar tiga prasyarat vonis mati dari perspektif HAM. Pasalnya, kasus utama di Mesir merupakan perbedaan sik [ ... ]


Barack Obama Menawarkan Perubahan Pengawasan Telepon Domestik
18/01/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden AS Barack Obama pada hari Jumat (17/01/2014) menawarkan serangkaian perubahan kepada Badan Keamanan Nasional ( NSA ) mengenai praktek pengawasan yang sekarang ini sangat kontroversial, tuju [ ... ]


Korea Utara Protes Latihan Militer Korea Selatan dan AS
17/01/2014 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Pertahanan Korea Utara (Korut) kemarin (16/1) mengusulkan kepada Korea Selatan (Korsel) untuk menghentikan segala aksi permusuhan dan mencegah terjadinya perang nuklir. Korut mengusulkan k [ ... ]


Isu Internasional

Ekonomi

BUMN dan BUMS yang Beroperasi di Timor Leste Bentuk Asosiasi
Tim Admin Indonesian Voices

Pimpinan dan perwakilan BUMN dan BUMS yang mewakili operasi bisnis di Timor-Leste (TL) menyepakati pembentukan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Timor-Leste. Kesepakatan tersebut disetujui secara aklam [ ... ]


Minyak Sawit Indonesia Bisa Mendominasi Pasar Minyak Nabati Dunia
Tim Admin Indonesian Voices

Permintaan Minyak Sawit Indonesia akan terus meningkat dan ditengarai akan semakin mendominasi pasar dunia. Hal ini menjadi topik hangat dalam pembahasan bersama Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia D [ ... ]


Bangun Industri yang Berkelanjutan adalah Strategi Mutlak
Tim Admin Indonesian Voices

Memanfaatkan momentum yang ada, Direktorat Perdagangan, Perindustrian, Investasi, dan HKI (PPIH) bekerjasama dengan Kedutaan Besar/Perutusan Tetap RI Wina menyelenggarakan Workshop Internasional berte [ ... ]


KPK Mengendus Kerugian Negara 6,7 Triliun pada Eksplorasi Batubara
Tim Admin Indonesian Voices

KPK mengindikasi adanya kerugian negara sebesar Rp6,7 trilun dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara, seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di gedung [ ... ]


Walaupun Di Uni Eropa dan AS Krisis Ekonomi, tetapi Ekonomi Di Asia Sampai Penghujung Tahun 2012 Tetap Stabil
Tim Admin Indonesian Voices

Seakan menantang ramalan para ekonom Un Eropa yang akan memperkirakan krisis Uni Eropa akan berdampak besar bagi Asia, tetapi faktanya sampai penghujung tahun 2012, sejumlah negara emerging market  [ ... ]


Redonominasi Untuk Melindungi Mata Uang Rupiah
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pemerintah akan melakukan pengamanan rupiah, salah satunya adalah redenominasi mata uang rupiah. Redenominasi ini adalah untuk menghapus tiga angka nol, yaitu Rp 1.000 menj [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya


Latest News

Popular

Pariwisata Indonesia

Pelabuhan Bakauheni Urat Nadi Transportasi Sumatra
21/09/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Pelabuhan Bakauheni berada di selatan Sumatra di Provinsi Lampung merupakan urat nadi bagi transportasi pulau Sumatra. Pelabuhan ini terletak di Bakauheni, Kalianda yang merupakan ibu kota Kabupaten [ ... ]


Menikmati Wisata Air di Nusa Dua dan Tanjung Benoa, Bali
29/12/2012 | Tim Admin Indonesian Voices

Nusa Dua dan Tanjung Benoa, terletak di ujung selatan pulau Bali namun memiliki daya tarik yang berbeda.

Nusa Dua dengan BTDC (Bali Tourism Development Center) dikenal sebagai pusat hotel berbintang di [ ... ]


Jembatan Suramadu Penghubung Pulau Jawa dan Pulau Madura
02/08/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Jembatan Suramadu merupakan jembatan yang menghubungkan dua pulau Jawa dan Madura. Dipulau Jawa melalui Kota Surabaya dapat akses langsung ke jembatan tersebut.

Pembangunannya diresmikan oleh mantan Pr [ ... ]


Asik Makan Sea Food Sambil Melihat Keindahan Sunset Pantai Jimbaran, Bali
12/08/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Pantai Jimbaran terkenal dengan pasirnya yang putih bersih dan luas, sehingga paling enak untuk bersantai di pinggir pantai atau berjemur. Ombaknya relatif tenang dan tidak membahayakan. Saangat cocok [ ... ]


Keindahan Pulau Buluh di Kepulauan Riau (Kepri)
17/06/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Keindahan pulau Buluh cukup terkenal. Pulau ini merupakan sebuah kelurahan dengan luas wilayah 5,522 Km2 (552,2 Ha) daerah darat 2,187 Km2 dan luas lautan 3,335 Km2 terletak di Kecamatan Bulang Kota B [ ... ]


Pariwisata Indonesia

Budaya Indonesia

Suku Baduy di Banten
23/01/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

 Suku Baduy di Banten yang masih tinggal di pedalaman dan hidup dengan car-cara yang masih tradisional. "Hutan adalah rumah kami". Itu merupakan semoyan mereka untuk bertahan di pedalaman hutan.  [ ... ]


Bubu Perangkap Ikan Masyarakat Jambi
12/08/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Bubu atau ada juga yang menyebutnya dengan keramba, sebenarnya termasuk perangkat ikan atau udang yang dipasang secara tetap di dalam air untuk jangka waktu tertentu yang memudahkan ikan masuk dan m [ ... ]


Becak-Becak di Jalan Malioboro Yogyakarta
04/09/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Bukan Yogya kalau tidak ada kekhasannya. Salah satu keunikan Yogyakarta adalah becak-becak yang banyak dimana-mana. Berbeda dengan kota-kota lain dimana becak menjadi halangan bagi suatu kota menjadi  [ ... ]


Uang Lama 10 Rupiah Cetakan Dai Nippon Jepang
29/06/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Saat menjajah Indonesia, pemerintah Jepang (Dai Nippon) membuat UU No. 2 tanggal 8 Maret 2602 (tahun Jepang Kooki atau tahun 1942) tentang mata uang. Semua mata uang yang ada digantikan oleh uang ker [ ... ]


Jalan Layang di Jakarta
04/09/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kemacetan Jakarta mungkin alasan yang paling tepat, jika ditanyakan tentang adanya jalan layang di kota metropolitan seperti Jakarta. Kepadatan penduduk, banyaknya jumlah kendaraan, dan semakin banyak [ ... ]


Cendramata Patung Prajurit Kesultanan Mataram di Malioboro, Yogyakarta
18/06/2012 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Yogyakarta memang unik, Provinsi yang memiliki keistimewaan sampai sekarang ini masih kuat memagang tradisi Kesultanan Mataram. Salah satunya adalah tentang cendramata-cendramata yang antik di jual di [ ... ]